BI Dukung Pembentukan BUMP

BI Dukung Pembentukan BUMP

152
0
SHARE

Untuk mendorong kebijakan dalam era reformasi pangan, saat ini Bank Indonesia (BI) akan memberikan usul soal penguatan kelembagaan kalangan petani dengan penerapan cooperative farming atau BUMP (badan usaha milik petani).

Cooperative farming (BUMP) merupakan sekelompok petani yang akan mengelola lahan miliknya dengan bersama-sama memakai sistem manajemen yang korporasi. Di BUMP itu, petani dalam kesatuan tersebut bakalan akan menjalankan langkah pra produksi, produksi sampai dengan distribusi dengan tujuan sama.

Agus Martowardojo selaku Gubernur Bank Indonesia mengutarakan kalau BUMP nantinya diharapkan mampu dikelola memakai sistem korporasi secara profesional.

“Akan ada corporate management, dengan memakai mekanisme pertanian, ada juga pembiayaan, pemasaran, serta juga pengolahan dalam masa pasca panen. Ini akan menjadi corporate framing ke enam jika langkah ini bisa diterapkan,” ungkapnya ke media.

Simak Juga:  Menko Darmin - 24 Juli Sebagai Hari Florikultura

Dimana pembentukan BUMP nantinya memang untuk mendorong angka produktivitas pertanian. Dimana dalam keterangan sama dia menuturkan kalau angka produktivitas pertanian dalam kawasan Indonesia sampai saat ini memang masih mencapai 5,1 ton dalam setiap hektarenya. Dan kawasan China dan Vietnam tercatatan angka produktivitasnya saat ini sudah diatas 6 ton per hektarenya.

“Saat ini memang perlu sebuah terobosan dan bakalan akan membuat angka produksinya semakin meningkat, maka angka impor kita akan berkurang karena nagara kita sudah mampu mencukupinya sendiri,” katanya.

Program kali ini dinilai juga akan mampu sejalan dalam menahan inflasi volatile food dalam level 4% di jangka ke depannya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY