Dibukanya Kran Impor Ikan, Menciderai Nelayan Kecil

Dibukanya Kran Impor Ikan, Menciderai Nelayan Kecil

750
0
SHARE

Pemerintah saat ini sudah resmi membuka kran impor ikan. Impor ikan ini di lakukan untuk tetap bisa menutupi kekurangan pasokan bahan baku dan ikan untuk kebutuhan nasional. Namun hal ini berbanding terbalik dengan produksi ikan nasional yang sedang meningkat, sehingga impor ikan ini menjadi kejanggalan karena nelayan dalam masa kenaikan produksi. Kebijakan impor ini juga di tengah pemerintah yang terus melakukan aksi perang terhadap kapal pencuri ikan di indonesia dan berkomitmen untuk meningkatkan industri perikanan indonesia, namun di buka nya kran impor ini sangat mencidrai nelayan kecil yang sudah menyimpan harapan besar terhadap pemerintah RI.

Dibukanya kran impor ikan oleh pemrintah yaitu untuk bisa mengatasi kekurangan ikan dan bahan baku pengolahan untuk kebutuhan dalam negri. Namun hal ini sangat tak masuk akal, karena sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan bahwa stok ikan untuk kebutuhan nasional sangat tinggi dan berlimpah hal tersebut karena kapal pencuri ikan berhasil di tenggelamkan dan sebagian di usir. Hal ini juga di dukung oleh data dari kantor Biro Pusat Statistik yang mengalami peningkatan deflasi sekitar 0.45 dengan penyumbang terbesar berasal dari ikan segar. produksi total perikanan tangkap di laut menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahunnya.

Kebijakan impor ikan tersebut jelas bertolak belakang dengan janji pemerintah belakangan ini. sehingga ini membuat para nelayan kecil menjadi terhianati.  Karena ikan yang di impor sebagian besar banyak yang berasal dari perairan indonesia. Langkah untuk memusnahkan pencurian ikan di perairan indonesia masih belum di imbangi dengan pembangunan sarana penunjangnya. Ikan di laut makin banyak dan berlimpah, namun sistem distribusi ikan dari laut menuju sentra industri pengolahan masih terhalang karena masih minimnya armada kapal pengangkut. Sehingga ini menjadi tujuan utama pemerintah akan melakukan impor ikan. Namun saat ini yang perlu dirapihkan adalah industri perikanan dan juga sarana penunjang bagi nealayan agar hasil produksi semakin berlimpah dan juga distribusi yang memadai sehingga industri perikanan indonesia akan cepat berkembang

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY