Home Bisnis & Wirausaha Swasembada Pangan Masih jauh Dari Harapan

Swasembada Pangan Masih jauh Dari Harapan

499
0
SHARE

Pemerintah telah mengatakan bahwa Indonesia akan menuju swasembada pangan, namun sepertinya langkah ini perlu di kaji ulang kembali. Sebab produksi pangan utama mengalami penurunan yang drastis seperti, Jagung, Padi dan Kedelai. Hal ini belum bisa memenuhi harapan pemerintah yang ingin Indonesia swasembada pangan. Jika dilihat, pada tahun ini produksi padi dan jagung mengalami kenaikan namun jumlah ini masih jauh dari yang sudah ditargetkan pemerintah, sementara itu untuk produksi kedelai mengalami penurunan dan jauh dari target yang sudah ditetapkan pada awal tahun ini.

Pada tahun ini diperkirakan produksi padi akan mencapai 79.14 juta ton gabah kering giling (GKG). Jumlah produksi ini mengalami kenaikan sebesar 3.74 juta ton dibandingkan produksi pada tahun sebelumnya. produksi dari periode Januari – Agustus 2016 sebesar 59.019.380 ton GKG. Sementara untuk September hingga akhir tahun sebesar 20.121.972 ton GKG. Berdasarkan data Kementerian Pertanian (Kemtan), peningkatkan produksi pangan pada tahun 2016 karena diikuti oleh tambahan luas lahan. Karena pada tahun ini, ada penambahan luas panen sebesar 919.908 ha atau naik 6,51% dari tahun lalu. Luas lahan panen ini bukan hanya di Pulau Jawa namun juga diluar pulau jawa. Dengan perluasan lahan ini, Kemtan mentargetkan produksi padi bisa melebihi target 78 Ton, namun diperkirkan produksi masih akan jauh dari target.

Untuk produksi jagung diperkirakan bisa mencapai 23.16 juta ton, namun akan bisa terealisasi karena mengalami kenaikan sebesar 3,55 juta ton atau 18,11% dibandingkan tahun 2015. Kenaikan ini terjadi di Jawa sebesar 1,08 juta ton dan di luar Jawa sebesar 2,48 juta ton. berbeda dengan kedelai. Tahun ini produksi kedelai jauh dari ekspetasi dan menurun dibandingkan dengan produksi pada tahun sebelumnya, produksi kedelai hanya 885.000 ton dari target yang sudah ditentukan sekitar 1.2 juta ton. pada tahunnya sebelumnya produksi kedelai mencapai 963.000 ton. penurunan produksi kedelai terjadi di Pulau Jawa sebesar 75,270 ton. Sementara penurunan di luar Pulau Jawa sebesar 2.340 ton.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here