Home Bisnis & Wirausaha 4 Hal Bijak Ini Wajib Anda Lakukan Ketika Bisnis Sedang Lesu

4 Hal Bijak Ini Wajib Anda Lakukan Ketika Bisnis Sedang Lesu

138
0
SHARE

Setiap orang pasti pernah mengalami bisnis usahanya lesu, kurang peminat, pendapatan berkurang, atuapun terkendala masalah lainnya. Setiap orang juga tentu memiliki pedoman dan aksi yang akan dilakukan jika bisnisnya lesu. Namun bagi sebagaian besar pebisnis pemula, berkurangnya pendapatan pada bisnis akan membuatnya panik dan tidak bisa menyelesaikan masalah tersebut dengan baik.

Bagi kebanyakan pemula, strategi yang sudah dirancang dari awal untuk menghadapi bisnis yang lesu tiba-tiba saja menjadi berantakan. Maka dari itu, ada 4 tips yang bisa anda lakukan untuk meminimalisir resiko kebangkrutan.

  1. Jangan Panik – Tetap Berpikir Jernih

Kepanikan yang muncul karena ketakutan akan kerugian yang terus menerus membuat para pebisnis justru mengambil langkah yang salah. Mereka akan cenderung menambah modal untuk memperbanyak opsi pilihan produk yanag tidak tepat sasaran, dan itu hanya berujung pada kerugian yang lebih besar.

Sejenak, pikirkan dengan tenang sebab dan kenapa bisnis anda menjadi lesu, tidak usah tergesa-gesa mengambil keputusan, pikirkan solusi yang paling masuk akal.

  1. Pangkas Keuntungan Untuk Sementara Waktu

Jika bisnis sedang lesu, sebaiknya opsi paling baik adalah dengan memangkas keuntungan untuk jangka pendek. Aksi ini dilakukan agar Cash Flow tetap berjalan, dan arus uang tidak macet serta produk bisa berganti dengan yang fresh. Memang keuntungan akan sedikit berkurang, namun paling tidak aksi ini akan membantu arus uang bisnis tetap hidup.

  1. Selektif Pada Produk

Sementara waktu, pemilihan produk yang paling diminati oleh pasar harus diprioritaskan daripada menambah modal dan membeli produk secara membabi buta. Dengan memilih barang yang paling di minati pasar, dalam jangka pendek Cash Flow akan ikut terdorong, sehingga bisnis tetap bertahan.

  1. Efisiensi Segala Hal

Gunakan seperlunya seluruh sumber daya yang tersedia di bisnis anda untuk sementara waktu. Sebagai contoh : listrik, bahan bakar, pengadaan barang dsb.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here