Langkah Kementerian Pertanian Di Sektor Impor

Langkah Kementerian Pertanian Di Sektor Impor

126
0
SHARE

Kementerian Pertanian bakalan akan semakin fokus dalam meningkatkan angka produksi cabai dan bawang dalam kawasan Indonesia, langkah ini guna membatasi impor dari luar negeri.

Amran Sulaiman selaku Menteri Pertanian memberikan pernyataan jika di tahun 2017 pihaknya bakalan akan semakin fokus dalam menaikkan produksi kedelai dalam mengatasi masalah pangan, dan di divisi hortikultura mereka akan fokus ke cabai dan bawang. Dalam divisi peternakan, kedepan kementerian akan fokus ke sapi, dan di divisi perkebunan mereka akan fokus ke produksi gula.

“Kami akan menyelesaikannya bertahap, anggaran akan semakin terarah. Di tahun 2015 kami fokus infrastruktur, dan di 2016 kami fokus jagung, cabai, kemudian bawang serta beras. Kami juga fokus ke jagung,” ungkap Amran saat ditemui awak media.

Simak Juga:  Pasokan Ayam Kampung Lokal Masih Jauh Dari Permintaan Pasar

Dalam pendapatnya, hingga saat ini memang belum ada sebuah permohonan impor jagung usai stok negara memang tengah melimpah. Dan tahun depan supaya produktivitas terjaga serta tak melakukan impor maka semua divisi juga akan ditingkatkan angka produksinya.

Soal Rencana Strategis dari Kementerian Pertanian tahun 2015-2019, maka sasaran produksi masih ke cabai merah nasional yakni di tahun 2017 yang bisa dikisaran 1,14 juta ton, ini memang naik 3% dibandingkan tahun lalu.

Sedangkan untuk sasaran produksi cabai rawit secara nasional di tahun ini sebanyak 770.601 ton, mampu meningkat 1,52% dibandingkan tahun 2016. Dan, sasaran produksi dari bawang merah di tahun 2017 dikisaran 1,23 juta ton ini akan meningkat sebanyak 5,04% dibandingkan tahun lalu.

Simak Juga:  Menko Darmin - 24 Juli Sebagai Hari Florikultura

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY