RI & Prancis Kerjasama Perangi Illegal Fishing

RI & Prancis Kerjasama Perangi Illegal Fishing

126
0
SHARE

Saat ini Indonesia mengambil sikap dengan mencari dukungan Prancis dalam memerangi penangkapan ikan melalui jalur ilegal. Mengingat selama ini kejahatan terorganisasi yang dilakukan antarnegara ini belum sama sekali ditindak secara tegas.

Susi Pudjiastuti selaku Menteri Kelautan dan Perikanan dalam jalur courtesy call bersama Duta Besar Prancis yakni Charles Henri-Brosseau yang dalam kesempatan yang sama sedang menjalani pertemuan dengan Direktur AFD (Agence Francaise de Development) Indonesia bernama Ghislain de Valon mengutarakan akan kasus ini dan membahasnya di waktu yang sama.

Dalam siaran pers KKP beberapa waktu lalu memang Susi mengatakan kalau sejuah ini dukungan internasional sama sekali belum datang dalam menyelesaikan persoalan ini.

Simak Juga:  Pasokan Ayam Kampung Lokal Masih Jauh Dari Permintaan Pasar

“Indonesia yang  menjadi salah satu negara kala sudah menjadi sosok korban IUU fishing saat ini berkepentingan serta bakalan akan berupaya keras dalam memasukkan IUU fishing ke badan TOC (transnational organized crime) dalam forum internasional. Kedepannya soal IUU fishing pantas segera dibahas secara internasional ,” kata Susi.

Bersama dengan hal itu, Brosseau selaku Dubes Prancis juga meminta Indonesia dalam menjalani pendekatan ke Dewan PBB melalui badan UN Council.

“Saat ini bukan hanya melalui Google, KKP akan bekerja sama bersama Norwegia serta Amerika Serikat dalam berbagi data melalui jalur satelit kala dimiliki mereka. Dan akan diawasi oleh komando Satgas 115 kala beranggotakan  komando tertinggi kala dipegang pihak Menteri Kelautan dan Perikanan,” tegas Susi.

Simak Juga:  Menko Darmin - 24 Juli Sebagai Hari Florikultura

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY