Home Info Agribisnis Pupuk Kaltim Sudah Disiapkan Hingga April 2024

Pupuk Kaltim Sudah Disiapkan Hingga April 2024

8
SHARE
Pupuk kaltim

Pupuk Kaltim, sebagai salah satu BUMN yang bergerak di bidang produksi pupuk, berkomitmen untuk menjaga ketersediaan pupuk subsidi bagi para petani di Indonesia. Hal ini ditegaskan oleh SVP Transformasi Bisnis Pupuk Kaltim, Wisnu Ramadhani, dalam konferensi pers di Menteng, Jakarta Pusat, pada tanggal 30 April 2024. Menurut Wisnu, Pupuk Kaltim telah menyiapkan stok pupuk subsidi yang aman untuk musim tanam 2024. Per 28 April 2024, Pupuk Kaltim memiliki stok pupuk subsidi sebanyak 379.726 ton, dan untuk non subsidi sebanyak 376.510 ton.

Pasokan Pupuk Subsidi Aman untuk Musim Tanam 2024

Pupuk Kaltim memiliki tanggung jawab pendistribusian pupuk subsidi di wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan seluruh wilayah Sulawesi. “Kami ingin memastikan bahwa pupuk subsidi tersedia di semua wilayah tanggung jawab kami. Jangan sampai ada kelangkaan pupuk yang mengganggu aktivitas petani,” ujar Wisnu. Selain memastikan ketersediaan pupuk subsidi, Pupuk Kaltim juga bersiap untuk mendukung Program Makmur yang diluncurkan oleh Kementerian Pertanian.

Simak Juga:  Sudah Dibeli Tengkulak, Petani di Jombang Pusing Harga Gabah

Pupuk Kaltim Siap Dukung Program Makmur

Program Makmur adalah program yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani melalui penyaluran pupuk subsidi secara tepat sasaran dan pendampingan intensif. Pupuk Kaltim menargetkan 75.000 hektar lahan dan 23.000 petani untuk bergabung dalam Program Makmur di tahun 2024. “Kami telah menyiapkan 755.000 ton pupuk NPK Phonska untuk mendukung Program Makmur di tahun 2024,” kata Wisnu.

Pupuk Kaltim berkomitmen untuk terus mendukung para petani di Indonesia dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.Perusahaan ini terus berupaya untuk memastikan ketersediaan pupuk yang berkualitas dan terjangkau bagi para petani, serta memberikan pendampingan dan edukasi kepada mereka.

[Sumber]

Simak Juga:  Integrasi Sawit dengan Budidaya Sapi di Sulawesi Tengah

[Sumber]

[Sumber]