Home Info Agribisnis Segini Hasil Panen Padi di Lahan Kampung Inovasi IPB

Segini Hasil Panen Padi di Lahan Kampung Inovasi IPB

4
SHARE
Kampung Inovasi
Kampung Inovasi Subang sinergi IPB dan SMKN Compreng

Pendahuluan

Inovasi menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas pangan. Kampung Inovasi yang diinisiasi IPB di Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, merupakan upaya kampus untuk berkontribusi dalam peningkatan produksi pangan. Artikel ini akan membahas keberhasilan Kampung Inovasi dalam meningkatkan hasil panen padi.

Hasil Panen Meningkat Signifikan

Kampung Inovasi IPB berhasil meningkatkan hasil panen padi pada musim tanam pertama tahun 2024. Hasil panen mencapai 9,7 ton gabah kering panen per hektare, meningkat 32,8% dibandingkan musim tanam pertama tahun 2023 yang hanya 7,3 ton per hektare.

Sinergi IPB dan SMKN Compreng

Keberhasilan Kampung Inovasi tidak lepas dari sinergi antara IPB dan SMKN Compreng. Kerjasama ini menjadi model penyelesaian masalah lokal melalui penyiapan tenaga terdidik di pedesaan. Dekan Fakultas Pertanian IPB, Suryo Wiyono, mengatakan bahwa sinergi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas siswa, guru, mahasiswa, dan dosen yang terlibat.

Simak Juga:  PLN Membantu Warga di Sektor Pertanian

Pendampingan dan Keterlibatan Siswa SMK

Pendampingan Kampung Inovasi melibatkan 3 orang dosen, 8 mahasiswa, 2 guru SMK, dan 77 siswa SMK. Keterlibatan siswa dan guru SMK dalam kegiatan ini menambah pengetahuan dan keterampilan teknis mereka. Tim IPB-SMK mengamati hama penggerek batang padi dan mengumpulkan kelompok telur hama di area seluas 350 hektare.

Manfaat Kerjasama IPB dan SMKN Compreng untuk Kampung Inovasi

Manfaat Penjelasan
Meningkatkan kapasitas siswa, guru, mahasiswa, dan dosen Kerjasama IPB dan SMKN Compreng memberikan kesempatan bagi siswa, guru, mahasiswa, dan dosen untuk belajar dan meningkatkan kapasitas mereka dalam bidang pertanian.
Menyelesaikan masalah hama di lokasi Kampung Inovasi Tim IPB-SMK bekerja sama untuk mengamati dan mengatasi masalah hama penggerek batang padi di Kampung Inovasi.
Meningkatkan kompetensi siswa dan guru SMK terkait hama dan penyakit tanaman Siswa dan guru SMK mendapatkan pelatihan dan pengalaman langsung dalam mengidentifikasi dan mengatasi hama dan penyakit tanaman.
Menyiapkan tenaga terdidik pertanian di pedesaan Kerjasama ini membantu menyiapkan tenaga terdidik di bidang pertanian yang dapat berkontribusi pada pengembangan pertanian di pedesaan.
Meningkatkan hasil panen padi Peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM pertanian melalui kerjasama ini berkontribusi pada peningkatan hasil panen padi di Kampung Inovasi.
Meningkatkan kesejahteraan petani Peningkatan hasil panen padi dapat meningkatkan pendapatan petani dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Meningkatkan ketahanan pangan nasional Peningkatan produksi pangan di Kampung Inovasi dapat berkontribusi pada peningkatan ketahanan pangan nasional.
Simak Juga:  Skema DMO Minyak Goreng Dirombak, Petani Sawit Terdampak?

 

Kesimpulan

Kampung Inovasi IPB berhasil meningkatkan hasil panen padi secara signifikan. Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara IPB dan SMKN Compreng. Kerjasama ini menjadi model penyelesaian masalah lokal melalui penyiapan tenaga terdidik di pedesaan.

 

Sumber