Home Info Agribisnis Peternakan Industri Peternakan Sapi Rakyat Perlu Diperhatikan Lagi

Industri Peternakan Sapi Rakyat Perlu Diperhatikan Lagi

133
0
SHARE
informasi ternak sapi

Bulan ini tepat tiga tahun masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla. 3 tahun diera Jokowi pertumbuhan ekonomi tercatat membaik. Namun tidak untuk disektor peternakan. Perbaikan disektor peternakan sapi masih dikatakan jauh dari harapan.

Ketua Umum Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) Teguh Boediyana beranggapan, hingga saat ini pemerintah masih terpokus terhadap industri ternak sapi potong. Padahal sapi perah juga sangat butuh perhatian. Industri sapi perah juga terus mengalami penurunan hal tersebut berimbas terhadap produksi susu sapi nasional yang terus  menurun.

Hingga saat ini, kebutuhan susu dalam negeri masih dipenuhi oleh impor. Bahkan sapi perah di Indonesia hanya bisa memenuhi kebutuhan susu nasional kurang dari 20%. Hal ini merupakan imbas dari harga yang adil sehingga banyak peternak sapi perah yang kemudian beralih ke ternak sapi potong.

Walaupun terus berganti pemimpin, namun data peternakan masih tetap menggunakan data pada pemerintah sebelumnya. Oleh sebab itu kebijakan yang diterapkan tidak tepat karena data yang digunakan tidak begitu akurat.

Selama tiga tahun terakhir, kebijakan yang diambil oleh dirjen peternakan terus mengalami perubahan. Hal tersebut menjadi bukti jika kebijakan tersebut tidak dikonsep secara matang.

Salah satu kebijakan yang bisa merugikan peternak adalah kebijakan impor daging kerbau dari India. Impor tersebut tentu membuat peternak rakyat tidak bergairah sebab harga sapi semakin ditekan dengan kehadiran daging murah impor. Apalagi kini banyak masyarakat sudah mulai beralih ke daging kerbau beku tersebut.

Populasi sapi di Indonesia sekitar 14 juta ekor dengan kebutuhan daging masyarakat sekitar 600.000 ton. Sementara produksi hanya sekitar 250.000 sampai 300.000 ton daging sapi. Oleh sebab itu, perhatian pemerintah terhadap industri peternakan nasional harus ditingkatkan lagi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here